English RSS HTML Peta Situs
Kader Muda untuk Mencegah Perdagangan Anak
Kamis, 03 Juli 08 | 2027 kali dibaca | kksp.or.id | kirim | cetak
Ada beberapa upaya untuk mencegah terjadinya perdagangan anak (traffiking) secara dini. Salah satu yang sedang dilakukan Yayasan KKSP dengan cara membentuk kader-kader muda untuk melakuan pendidikan tentang pencegahan perdagangan anak di Sumatera Utara, terutama untuk wilayah sending, transit dan revieving area. Pendidikan ini dilaksanakan dengan asumsi Sumatera Utara (Sumut) termasuk dalam wilayah ketiganya sehingga pemahaman tentang ketiga wilayah tersebut harus diperkuat. Kegiatan ini ang dilakukan KKSP diawali dengan melakukan Trainning of Trainers dengan mengundang perwakilan remaja dari berbagai daerah. Pada tahap awal baru remaja lima daerah yang dilatih untuk menjadi fasilitator muda. Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Rantau Prapat dan Siantar. Daerah-daerah ini disinyalir masuk dalam kriteria sebagai sending, transit dan revieving area. Peserta diberikan sebuah wacana tentang apa yang dimaksud dengan traffiking, bagaimana mengenali ciri-ciri korban, pengenalan wilayah sending, transit dan recieving sampai pada tindakan hukum dan tindakan apa yang dilakukan jika menemukan korban. Hasil akhir dari training of trainer ini, para calon fasilitator muda ini membuat rencana tindak lanjut di masing-masing wilayahnya. Rencana tindak lanjut ini yang kemudian diimplementasikan di masing-masing daerah para peserta, entry point yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi tentang pencegahan traffiking. Masing-masing dari mereka membuat satu rencana yang bersifat penyuluhan kepada masyarakat di daerahnya. Sasaran utama untuk penyuluhan mereka adalah remaja. Untuk memperkuat mereka dalam pengetahuan tentang pencegahan perdagangan anak, KKSP melakukan semacam pendampingan rutin di masing-masing wilayah untuk memfasilitasi mereka dengan memberikan wacana-wacana baru maupun menyusun agenda kerja bersama mereka. Selain itu juga memberikan semacam motivasi kepada mereka untuk meluaskan sasaran dan tidak hanya terpokus kepada remaja tetapi juga masyarakat secara umum, karena untuk upaya pencegahan perdagangan anak semua eleman yang berada di masyarakat harus terlibat secara aktif. Pembentukan kader-kader muda atau fasilitator muda ini sangat berpotensi dalam melakukan upaya pencegahan perdagangan anak di daerah-daerah. Selain melatih mereka untuk menjadi pemimpin muda di daerahnya, mereka juga menjadi cikal bakal dalam melakukan upaya untuk meningkatkan potensi desanya. Saat ini KKSP sudah memiliki kelompok kader-kader muda yang bernaung dalam kelompok Tamfaran, mereka adalah kader-kader muda yang terbentuk untuk melakukan pendidikan pencegahan perdagangan anak untuk wilayah Medan, dan untuk wilayah lain akan dibentuk kelompok Tamfaran-tamfaran baru dalam melakukan pencegahan perdagangan anak. (Nurhamidah)
Komentar
rha' [ Senin, 21 Desember 09 ]
it's good...
can I join with TamfaRan???
Ryan [ Rabu, 24 Juni 09 ]
sukses trus buat KKSP dan TAMFARAN.....^_^
RAHMI PURNAMA M [ Kamis, 04 Juni 09 ]
TAMFARAN IS THE BEST....
N I BELIEVE THAT YOU ALL CAN TO BE THE PROFESIONAL FASIITATOR....AMIN

Ingin Berlangganan Berita dan Artikel

Komentar
Nama
Email
Komentar
 
Verifikasi
Beri komentar pada artikel ini. Terima kasih